
reelaparimo.com Maluku Utara – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menyalurkan bantuan sarana produksi bagi nelayan serta kendaraan pelayanan kesehatan untuk mendukung kebutuhan masyarakat di Provinsi Maluku Utara.
Penyaluran bantuan melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Provinsi Maluku Utara.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Regional Office (RO) 16 Manado, Elizabeth Primasari, kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, di Sofifi, Maluku Utara, Senin (12/10).
Bantuan yang disalurkan mencakup 32 unit mesin kapal nelayan melalui program BRI Peduli TJSL, komitmen penyerahan 430 unit mesin kapal bagi nelayan penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI, serta masing-masing satu unit ambulans dan mobil jenazah untuk Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu nelayan meningkatkan produktivitas usaha sekaligus memperkuat sarana pelayanan kesehatan dan sosial bagi masyarakat.
Melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, BRI menyalurkan bantuan hibah 32 unit mesin kapal kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).
Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung aktivitas nelayan tradisional melalui peningkatan sarana operasional kapal. Dengan dukungan mesin kapal, nelayan diharapkan dapat menjalankan kegiatan penangkapan ikan secara lebih optimal dan mengembangkan usaha mereka.
Selain bantuan hibah, BRI Regional Office 16 Manado bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyepakati komitmen penyerahan 430 unit mesin kapal kepada nelayan penerima Kredit Usaha Rakyat.
Dalam skema kerja sama tersebut, pemerintah provinsi memfasilitasi bantuan mesin kapal, sedangkan pengadaan bodi atau lambung kapal didukung melalui akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat BRI.
Kolaborasi ini menggabungkan dukungan sarana produksi dengan akses permodalan bagi pelaku usaha sektor perikanan. Melalui pendekatan tersebut, nelayan diharapkan tidak hanya memperoleh dukungan peralatan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan skala usahanya.
Selain sektor kelautan dan perikanan, BRI memberikan dukungan di bidang sosial dan kesehatan dengan menyerahkan satu unit ambulans dan satu unit mobil jenazah kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur.
Kedua kendaraan tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat sarana pelayanan publik, khususnya untuk menunjang mobilitas pelayanan kesehatan dan kebutuhan masyarakat dalam situasi darurat.
Ambulans dapat mendukung penanganan pasien yang membutuhkan pertolongan medis, sedangkan mobil jenazah membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam pengantaran jenazah.
Dukungan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga sekaligus membantu pemerintah daerah meningkatkan pelayanan sosial, termasuk bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan sarana transportasi.
Regional Chief Executive Officer BRI Regional Office 16 Manado, Elizabeth Primasari, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BRI untuk tumbuh bersama masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.
Menurut Elizabeth, peran BRI tidak hanya berkaitan dengan layanan perbankan, tetapi juga mencakup dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan sarana publik.
“Sebagai BUMN yang menjalankan peran value creator sekaligus agent of development, BRI berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat. Dukungan mesin kapal ini dirancang untuk menciptakan ekosistem UMKM sektor perikanan yang produktif dan berkelanjutan. Dengan memadukan akses permodalan KUR dan bantuan alat produksi, para nelayan diharapkan tidak hanya meningkat kapasitas produksinya, tetapi juga naik kelas secara ekonomi,” ujar Elizabeth Primasari.
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peran dalam mendukung pembangunan nasional. Dalam konteks tersebut, value creator berarti pencipta nilai tambah, sedangkan agent of development berarti agen pembangunan. Adapun Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang berperan dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengapresiasi kontribusi BRI dalam mendukung program strategis pemerintah provinsi, terutama di sektor kelautan dan pelayanan sosial kemasyarakatan.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan BRI tersebut diharapkan dapat memperluas dukungan bagi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat pelayanan publik.
Melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan serta penguatan akses Kredit Usaha Rakyat, BRI berharap manfaat kehadiran perbankan dapat dirasakan lebih luas, mulai dari nelayan yang membutuhkan sarana produksi hingga masyarakat yang memerlukan dukungan layanan kesehatan.
Dukungan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang melibatkan masyarakat serta memperhatikan kebutuhan dasar warga.
