
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Gelar Karya Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) bidang fotografi resmi dibuka oleh Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVIII, Adriany, S.S., M.Si, pada rangkaian pembukaan Festival Teluk Tomini (FTT). Kamis, 20 November 2025. Pameran yang digelar oleh seniman pembimbing, Isra Labudi, ini disambut meriah dan menarik perhatian pengunjung festival.
Pameran fotografi tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya Program GSMS tahun 2025. Puluhan karya siswa dipamerkan, menampilkan visual yang memukau sekaligus sarat nilai budaya—mulai dari cagar budaya, permainan tradisional, hingga alat musik tradisional yang ada di Parigi Moutong.
Seniman pembimbing GSMS, Isra Labudi, mengungkapkan kebanggaannya melihat perkembangan para peserta selama mengikuti program. Menurutnya, kemampuan yang ditunjukkan siswa jauh melampaui ekspektasi.
“Ini menjadi kebanggaan tersendiri. Anak-anak mampu menghasilkan karya dengan kualitas luar biasa. Mereka bukan hanya belajar teknik fotografi, tetapi juga memahami nilai budaya yang mereka potret,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada asistennya, Mohammad Azhari, atas kontribusinya selama pelaksanaan program. Dukungan tersebut dinilai sangat membantu kelancaran kegiatan GSMS tahun ini. Isra berharap para siswa dapat terus mengembangkan potensi mereka, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Parigi Moutong melalui karya visual.
Pameran yang berlangsung di area Festival Teluk Tomini 2025 ini menampilkan hasil karya 24 siswa SMP Negeri III Olaya yang menjadi peserta GSMS bidang fotografi.
Daftar Peserta Program GSMS Fotografi:
Julio Hamade • Jeaneth Eklesia Siore • Nur Aziza • Dwi Novianti • Adelia • Nurul Hidayah • Zahira S. Lamando • Fadila Salsabilah • Rasti • Nur Fikra • Awliyah Ramadhani • Faradila A • Moh. Riski • Berlian Feronika • Nur Aisyah • Aimmatul Afifah A. Aimang • Adinda Ayu Oktafianti Tonto’u • Siti Rahmawati • Mazaya Safira • Natalie Irene Rawung • Nur Aini • Fara Adelia • Nur Afika Zahra • Muhammad Saldi
Program GSMS kembali membuktikan perannya sebagai ruang kreatif di sekolah yang mampu menumbuhkan bakat generasi muda dan mendorong kontribusi mereka dalam pelestarian seni serta budaya Parigi Moutong.