
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Program ketahanan pangan yang dijalankan Polres Parigi Moutong kembali menunjukkan hasil konkret. Senin (9/2/2026) sekitar pukul 10.00 WITA, jajaran Polsek Parigi bersama masyarakat melaksanakan panen jagung di Desa Gangga, Kecamatan Parigi.
Panen tersebut merupakan hasil penanaman kuartal IV tahun 2025. Lahan seluas kurang lebih setengah hektare milik warga, Salmon, menghasilkan sekitar dua ton jagung. Penanaman dilakukan menggunakan delapan kilogram benih jagung.
Hasil panen ini menunjukkan bahwa pendampingan dan sinergi antara Polri dan petani mampu meningkatkan produktivitas lahan. Proses budidaya dilakukan secara manual menggunakan alat tugal. Pemupukan dilakukan dua kali dengan pupuk Urea dan NPK perbandingan 1:1. Pengolahan lahan pun dilakukan tanpa pembajakan, cukup dengan pembersihan dan penyemprotan, sehingga lebih efisien dan menekan biaya produksi petani.
Ketua Pelaksana Program Ketahanan Pangan Polres Parigi Moutong yang juga Kabag SDM, Kompol I Gusti Nyoman Suarta, mengatakan panen ini menjadi bukti bahwa program tidak berhenti pada tahap penanaman.
“Panen jagung di Desa Gangga ini adalah hasil kerja bersama antara Polri dan masyarakat. Kami ingin memastikan program ketahanan pangan benar-benar menghasilkan dan manfaatnya dirasakan warga,” ujarnya.
Ia menegaskan, Polres Parigi Moutong akan terus melakukan pendampingan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, sebagai salah satu penopang ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat. Diharapkan, keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi desa lain untuk mengoptimalkan potensi lahan yang ada.
Melalui program tersebut, Polres Parigi Moutong menegaskan komitmennya tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung penguatan ekonomi dan kemandirian pangan masyarakat di wilayah hukumnya.