
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Menjelang bulan suci Ramadan, tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Pasar Sentral Parigi dikeluhkan pedagang karena menimbulkan bau menyengat hingga ke area masjid yang berada di sekitar pasar. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan berbelanja sekaligus kekhusyukan ibadah warga.
Bau tak sedap disebut semakin terasa dalam beberapa waktu terakhir, terutama saat volume sampah meningkat dan pengangkutan dinilai belum berjalan optimal.
Ikbal Ahmadin, pedagang sekaligus pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Sentral Parigi, mengatakan persoalan tersebut sebenarnya sudah lama terjadi, namun belakangan semakin mengganggu.
“Kalau pagi sampai siang, baunya terasa sekali. Pedagang terganggu, pembeli juga sering mengeluh. Yang paling kami sesalkan, baunya sampai ke masjid. Ini menjelang Ramadan, tentu sangat mengganggu ibadah,” ujar Ikbal saat ditemui, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, TPS yang awalnya diperuntukkan bagi sampah pedagang pasar kini juga menampung sampah dari beberapa kelurahan. Akibatnya, tumpukan sampah lebih cepat menggunung dan memicu aroma tidak sedap di sekitar kawasan pasar.
Para pedagang khawatir kondisi tersebut berdampak pada minat pembeli. Pasar Sentral Parigi sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi terbesar di daerah itu dinilai perlu ditata lebih baik, terutama menjelang Ramadan ketika aktivitas jual beli meningkat.
“Orang datang belanja pasti mau nyaman. Kalau baru masuk pasar sudah cium bau sampah, siapa yang betah? Ini bukan cuma soal dagangan kami, tapi citra pasar juga,” katanya.
Selain berdampak pada aktivitas perdagangan, persoalan tersebut juga menyentuh aspek sosial dan religius. Masjid yang berada di dekat lokasi TPS menjadi tempat ibadah warga sekitar, terlebih menjelang Ramadan ketika kegiatan keagamaan semakin intens.
Asosiasi pedagang mengaku telah beberapa kali menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah terkait rencana pemindahan TPS agar tidak berdekatan dengan area pasar dan tempat ibadah. Namun hingga kini, relokasi tersebut belum terealisasi.
“Kami sudah sering dengar janji mau dipindahkan. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Jadi wajar kalau pedagang menagih,” ucap Ikbal.
Para pedagang berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, baik dengan meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah maupun merealisasikan pemindahan TPS sesuai rencana yang pernah disampaikan.
Menjelang Ramadan, mereka berharap Pasar Sentral Parigi dapat menjadi ruang yang bersih, nyaman, dan mendukung kekhusyukan ibadah masyarakat.