
reelsparimo.com, Palu – Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sulawesi Tengah menjadi forum konsolidasi struktur organisasi sekaligus perumusan arah dan langkah politik lima tahun ke depan. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua DPP PKB Drs. H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd, di Aston Palu Hotel & Conference Centre, Rabu (10/12/2025).
Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program 9 Berani yang diusung Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memiliki keselarasan dengan visi dan nilai perjuangan PKB.
Program 9 Berani tersebut meliputi Berani Cerdas, Berani Sehat, Berani Lancar, Berani Berdering, Berani Menyala, Berani Panen Raya, Berani Tangkap Banyak, Berani Berkah, dan Berani Berintegritas.
“Program 9 Berani merupakan ikhtiar untuk memperkuat kualitas hidup masyarakat dan memiliki keselarasan dengan semangat perjuangan PKB,” ujar Gubernur Sulawesi Tengah.
Gubernur menegaskan bahwa musyawarah bukan sekadar forum rapat, melainkan bagian dari tradisi politik yang menjunjung nilai musyawarah (syura) dan gotong royong. Menurutnya, Muswil menjadi ruang refleksi untuk memperkuat komitmen kebangsaan dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
“Muswil bukan hanya agenda administratif, tetapi momentum untuk membenahi arah perjuangan dalam menjawab tantangan pembangunan,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan partai politik dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Tantangan seperti peningkatan kesejahteraan, pemerataan pembangunan, penguatan sektor pendidikan, serta pemulihan ekonomi, menurutnya memerlukan sinergi lintas sektor.
Sementara itu, Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar menyampaikan bahwa Muswil menjadi sarana untuk memperkuat kapasitas dan soliditas kelembagaan partai. Ia menekankan pentingnya peran partai politik dalam mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Muswil PKB Sulawesi Tengah diikuti oleh Ketua DPC PKB se-Sulawesi Tengah, pengurus wilayah, serta peserta dari berbagai daerah. Proses musyawarah berlangsung dalam suasana hangat dan produktif, dengan fokus pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat serta penguatan sinergi dalam mendukung pembangunan daerah.