
reelsparimo, Parigi Moutong – Kepedulian terhadap keselamatan masyarakat ditunjukkan Kapolsek Parigi, Iptu Jusman, dengan menginisiasi perbaikan salah satu ruas jalan berlubang di Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Minggu (5/7/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai respons atas banyaknya keluhan warga terkait kondisi jalan yang kerap memicu kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengendara sepeda motor.
Bukan sekadar menerima laporan, Iptu Jusman memilih turun langsung meninjau lokasi. Dari hasil pengecekan di lapangan, ia mendapati lubang di badan jalan cukup dalam dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Saya melakukan hal tersebut karena sering terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal di tempat itu. Banyak masyarakat yang jatuh menggunakan kendaraan roda dua,” ujar Iptu Jusman saat dikonfirmasi Reels Parimo, Senin (6/7/2026).
Ia mengaku bahkan pernah menyaksikan langsung pengendara yang terjatuh di lokasi tersebut. Pengalaman itu mendorongnya untuk segera mencari solusi agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
“Saya turun ke lapangan melihat langsung, dan memang betul jalan tersebut cukup dalam lubangnya. Bahkan saya pernah mendapati orang terjatuh di lokasi itu. Dari situ saya memiliki ide agar jalan ini diperbaiki. Alhamdulillah setelah saya mengajak masyarakat Kecamatan Parigi, mereka bersedia membantu sehingga perbaikan dapat terlaksana dengan baik,” katanya.
Menurut Jusman, aksi tersebut murni lahir dari rasa kepedulian setelah melihat banyaknya keluhan masyarakat, termasuk yang ramai disampaikan melalui media sosial.
“Saya melihat beberapa informasi di media sosial bahwa jalan tersebut sudah menjadi keluhan masyarakat karena sering terjadi kecelakaan. Saya kemudian mengajak beberapa warga untuk mencari solusi, hingga akhirnya kami bersama-sama melakukan perbaikan jalan,” ujarnya.
Meski memahami bahwa perbaikan permanen merupakan kewenangan instansi terkait, Jusman memilih tidak berpangku tangan. Di tengah kondisi efisiensi anggaran, ia menggandeng tokoh masyarakat untuk bergotong royong melakukan perbaikan sementara sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan.
“Walaupun kita tahu saat dinas dinas sedang efisiensi anggaran, saya mencoba menggalang tokoh-tokoh masyarakat untuk berbuat baik, berbuat amal jariah. Alhamdulillah mereka merespons dengan baik sehingga pekerjaan itu bisa terlaksana,” tuturnya.
Bagi Jusman, menjadi anggota Polri bukan hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga hadir memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat. Ia berharap aksi sederhana tersebut dapat memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat.
“Kami ingin mencoba memperbaiki sedikit demi sedikit persoalan yang ada di masyarakat. Dari hal-hal kecil seperti ini, kami berharap kepolisian semakin dekat dan lebih bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
Perbaikan yang dilakukan bersama masyarakat tersebut bersifat sementara sebagai upaya mengurangi potensi kecelakaan. Sementara itu, penanganan permanen terhadap ruas jalan tetap menjadi kewenangan pemerintah melalui instansi yang membidangi pembangunan dan pemeliharaan jalan.
