
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Semangat gotong royong dan kolaborasi lintas instansi kembali membuahkan hasil dalam upaya pemulihan pascabanjir di Kabupaten Parigi Moutong. Setelah bekerja selama tiga hari berturut-turut, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemerintah Desa Lobu Mandiri, serta masyarakat berhasil merampungkan pembangunan akses jembatan darurat di Dusun III, Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat.
Pekerjaan yang berakhir pada Sabtu (4/7/2026) itu menjadi langkah penting untuk memulihkan akses warga yang sebelumnya terputus akibat banjir. Jalur tersebut merupakan penghubung utama menuju kawasan pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.
Dengan dukungan satu unit alat berat excavator milik BPBD Kabupaten Parigi Moutong, proses pemasangan bronjong sebagai pondasi jalan berhasil diselesaikan. Kini akses tersebut sudah dapat dilalui kembali sehingga aktivitas masyarakat perlahan mulai kembali normal.
Kerja bakti dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Parigi Moutong, Kompol Sugianto, S.H., bersama Danramil 1306-08 Parigi Kapten Arm. I Putu Sujaya, Kepala Desa Lobu Mandiri Yusak Gigir, personel Babinsa, anggota Polsek Parigi, personel BPBD, serta masyarakat yang turut bergotong royong selama proses pembangunan berlangsung.
Kabagops Polres Parigi Moutong Kompol Sugianto mengatakan percepatan pemulihan infrastruktur merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana.
“Penanganan pascabencana tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat. Alhamdulillah, berkat kerja sama yang solid, akses yang sebelumnya terputus kini telah kembali dapat dimanfaatkan masyarakat. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman, nyaman, dan produktif,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya tentang membangun kembali akses jalan, tetapi juga memperlihatkan kuatnya budaya gotong royong dan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi bencana.
Ia menegaskan Polres Parigi Moutong akan terus memperkuat koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan agar setiap penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan berkelanjutan.
Selama pelaksanaan kegiatan yang berlangsung sejak 2 hingga 4 Juli 2026, situasi tetap aman dan kondusif. Rampungnya akses jembatan darurat di Desa Lobu Mandiri diharapkan mampu mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat, terutama di sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi tulang punggung perekonomian warga.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi cepat bagi warga terdampak bencana. Di tengah keterbatasan, semangat kebersamaan menjadi kekuatan utama untuk membangun kembali harapan dan memulihkan kehidupan masyarakat.
