
reelsparimo.com, Morowali – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., memaparkan pelaksanaan Program Prioritas 9 BERANI dalam Rapat Koordinasi Program Prioritas yang digelar di Aula SMA Negeri 1 Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Kamis (16/7/2026).
Rapat koordinasi tersebut dihadiri pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), kepala sekolah, serta pemangku kepentingan dari Kabupaten Morowali dan Morowali Utara. Kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman dan memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam arahannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa seluruh program pemerintah daerah harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami ditugaskan oleh negara membantu kepala daerah kabupaten/kota dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, baik di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, perikanan maupun sosial,” ujarnya.
Di bidang pendidikan, Anwar menekankan bahwa Program BERANI Cerdas tidak hanya berfokus pada pembebasan biaya pendidikan, tetapi juga mendorong peserta didik agar melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Ia meminta para kepala sekolah berperan aktif memantau dan memotivasi siswa agar tidak menghentikan pendidikan karena kendala ekonomi.
“Saya berharap kepada kepala sekolah agar menjadikan BERANI Cerdas bukan sekadar bebas biaya sekolah. Pantau anak-anak didik kita dan dorong mereka melanjutkan kuliah. Jangan sampai hanya karena persoalan biaya, sementara pemerintah provinsi dan kabupaten telah menyiapkan dukungan pendidikan,” pintanya.
Pada sektor kesehatan, melalui Program BERANI Sehat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memberikan dukungan pembiayaan bagi layanan kesehatan yang belum tercakup dalam BPJS Kesehatan. Program tersebut mencakup sejumlah kebutuhan, seperti biaya visum, penanganan korban tawuran, hingga korban kecelakaan tunggal dengan syarat menunjukkan KTP Sulawesi Tengah.
Di bidang infrastruktur, Program BERANI Lancar difokuskan pada peningkatan konektivitas wilayah. Gubernur juga mengingatkan masyarakat agar memahami pembagian kewenangan pembangunan jalan sesuai statusnya, yakni jalan nasional menjadi kewenangan pemerintah pusat, jalan provinsi menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi, dan jalan kabupaten menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.
Sementara itu, melalui BERANI Panen Raya, pemerintah berupaya memperkuat sektor pertanian dan mendukung peningkatan kesejahteraan petani sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan.
Dalam kesempatan tersebut, Anwar juga mengungkapkan masih terdapat delapan desa di Kabupaten Morowali yang belum menikmati layanan listrik. Kondisi itu menjadi perhatian pemerintah melalui Program BERANI Menyala yang mendorong percepatan penyediaan jaringan listrik di wilayah yang belum terlayani.
Selain itu, Program BERANI Berdering diarahkan untuk memperluas akses internet di wilayah yang belum memiliki jaringan telekomunikasi. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan pemasangan sekitar 160 perangkat Starlink pada tahun ini, dengan prioritas di satuan pendidikan tingkat SD, SMP, dan SMA.
Di bidang pembinaan karakter, Program BERANI Berkah mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan di lingkungan pendidikan, termasuk pembiasaan kegiatan keagamaan bagi peserta didik.
Seluruh program tersebut didukung melalui BERANI Berintegritas, yang menekankan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Menutup arahannya, Gubernur Anwar Hafid mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah dan kepala sekolah untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Mata dan telinga gubernur di lapangan adalah bapak dan ibu sekalian. Saya berharap seluruh jajaran bekerja dengan penuh tanggung jawab,” pungkas Anwar Hafid.
