
reelsparimo.com Parigi Moutong – Panggung AXIS School Fest 2026 tak hanya menjadi wadah pelajar menunjukkan bakat olahraga futsal tetapi juga kemampuan dance atau menari. Melalui Dance Competition, para peserta juga menyampaikan pesan tentang kebudayaan Sulawesi Tengah dan kepedulian terhadap persoalan lingkungan.
Kompetisi Dance atau Seni yang digelar bersama Milanisti Indonesia Basis Parigi itu mulai berlangsung di Lapangan Futsal Toraranga Parigi, Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu (11/10/2026) malam.
Pada hari pertama, dua kelompok seni tampil, yakni Sanggar Seni As’Adiyah Tariya dari MA As’Adiyah Tolai dan Sanggar Seni GALARAYA dari SMA Negeri 1 Sausu.
Penampilan dimulai setelah pertandingan futsal laga pertama selesai. As’Adiyah Tariya mendapat giliran pertama, kemudian disusul GALARAYA. Kedua kelompok tersebut memukau penonton dan mendapat sambutan meriah sepanjang pertunjukan.
Di balik gerakan dan penampilan di tengah lapangan futsal, masing-masing kelompok membawa pesan yang berbeda.

Pembina Sanggar Seni As’Adiyah Tariya, Jumarni, berharap kegiatan seperti ini dapat lebih sering diselenggarakan. Menurut dia, kompetisi tersebut menjadi kesempatan bagi pelajar untuk menampilkan kemampuan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah.
“Semoga ajang seperti ini sering diselenggarakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tarian yang dibawakan kelompoknya ingin merepresentasikan suku dan kebudayaan yang ada di Sulawesi Tengah.
Sementara itu, Sanggar Seni GALARAYA mengangkat persoalan lingkungan melalui pertunjukan mereka. Pembina GALARAYA, Bayu, mengatakan penampilan kelompoknya membawa pesan kritik terhadap kabut asap di Kalimantan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Melalui seni tari, mereka berupaya menyampaikan kepedulian terhadap persoalan lingkungan yang berdampak pada kehidupan masyarakat.
Perbedaan pesan yang dibawakan kedua kelompok menunjukkan bahwa panggung seni dapat menjadi ruang bagi pelajar untuk menyampaikan gagasan. Tari tidak hanya menjadi pertunjukan untuk menghibur penonton, tetapi juga sarana memperkenalkan identitas budaya dan menyuarakan persoalan sosial.
Sekretaris Panitia AXIS School Fest 2026, Kandar, mengatakan Dance Competition atau Seni ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam festival yang memadukan kompetisi olahraga dan seni tersebut.
Panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp5 juta untuk Dance Competition.
Kehadiran panggung seni di tengah kompetisi futsal memberi ruang bagi pelajar untuk menunjukkan potensi mereka di luar bidang olahraga. Bagi para peserta, kesempatan tampil sekaligus menjadi sarana mengekspresikan kreativitas dan menyampaikan pesan melalui karya seni.
