
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengajak masyarakat memperkuat nilai keagamaan dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Zikir Akbar di Desa Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Minggu (11/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat Majelis Zikir Ittihadul Ummat Muhammad SAW itu dihadiri ribuan warga. Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur Dr. Reni A. Lamajido turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Abdul Sahid mengatakan, peringatan Maulid Nabi tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengamalkan keteladanan Rasulullah SAW, terutama dalam membangun akhlak dan mempererat persaudaraan.
“Merupakan kehormatan dan kebahagiaan luar biasa bagi kami. Maulid Nabi bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk kembali meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW,” ujar Sahid dalam sambutannya.
Ia juga menyebut zikir akbar sebagai sarana untuk menenangkan hati dan memperkuat keimanan di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Sahid berharap masyarakat senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam menjalani kehidupan. Ia juga mengajak warga menjaga kebersamaan serta memperkuat hubungan antarsesama.
Perhatian khusus disampaikan Sahid kepada generasi muda. Ia berpesan agar anak muda menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan, mengisi masa muda dengan kegiatan positif, serta memperkuat ilmu agama dan pengetahuan umum.
Menurut Sahid, perbedaan di tengah masyarakat seharusnya tidak menjadi pemisah, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi.
“Semoga kebersamaan hari ini membawa keberkahan, mempererat tali persaudaraan, dan menebarkan kebaikan di seluruh Bumi Sunglara Membangun,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan bahwa kegiatan keagamaan merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah. Ia mengaitkan penguatan kehidupan religius dengan salah satu pilar program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yakni 9 Berani.
“Ini sejalan dengan pilar religius yang kami bangun bersama. Kedisiplinan spiritual dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan adalah fondasi utama pembangunan Sulawesi Tengah,” ujar Anwar.
Ia juga mengajak masyarakat untuk merenungi makna salat lima waktu dan membiasakan diri mentadaburi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan Majelis Zikir Ittihadul Ummat Muhammad SAW, Al-Habib Umar bin Ali bin Abdulqodir Assegaf, serta pembawa hikmah, Al-Habib Idrus bin Salim Malak Idrus.
Hadir pula unsur pemerintah provinsi dan kabupaten, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong Sayutin Budianto, jajaran Tim Penggerak PKK, tokoh agama, TNI-Polri, serta masyarakat dari berbagai kecamatan.
Peringatan Maulid Nabi dan Zikir Akbar ini menjadi ruang pertemuan masyarakat untuk memperkuat kehidupan spiritual sekaligus meneguhkan nilai persaudaraan di Kabupaten Parigi Moutong.
Sumber: Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Parigi Moutong.
