
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengklarifikasi dugaan tindak asusila yang diduga melibatkan seorang kepala sekolah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Erwin mengatakan, klarifikasi perlu dilakukan untuk memastikan duduk perkara sebelum menentukan langkah penanganan berikutnya. Jika persoalan tersebut tidak menemukan titik temu, ia mempersilakan proses hukum ditempuh.
“Saya meminta Dinas Pendidikan untuk mengundang yang bersangkutan, terutama kepala sekolah, untuk melakukan klarifikasi terlebih dahulu,” kata Erwin seusai membuka Festival Literasi di Gedung Pelayanan Perpustakaan, Rabu, 28 Oktober 2026.
“Kalau memang belum ditemukan titik temunya, ya teruskan saja ke proses hukum,” ujarnya.
Erwin mengaku belum menerima laporan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terkait perkembangan penanganan dugaan kasus tersebut. Ia menyatakan telah meminta Dinas Pendidikan menindaklanjuti persoalan itu.
Menurut Erwin, sanksi perlu diberikan apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran.
“Harus disanksi. Asusila ini pelanggaran berat,” katanya.
Pernyataan bupati tersebut menempatkan klarifikasi sebagai langkah awal penanganan dugaan kasus itu. Namun, perkembangan pemeriksaan, hasil klarifikasi, serta tindak lanjut dari instansi terkait belum dijelaskan dalam keterangan Erwin.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan mengenai hasil pemeriksaan terhadap pihak yang diduga terlibat. Dugaan tersebut perlu ditindaklanjuti secara profesional dengan tetap melindungi pihak yang dirugikan dan menghormati asas praduga tak bersalah.
