
reelsparimo.com, Parigi Moutong – PT. Pondok Durian Sulawesi resmi akan memulai ekspor perdana durian ke China setelah fasilitas perusahaan diresmikan oleh Gubernur Sulawesi Tengah. Ekspor perdana ini menjadi langkah awal perusahaan dalam menembus pasar internasional dari Kabupaten Parigi Moutong.
Direktur I Wayan Asrana atau yang akrab disapa Wayan Dolar menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai oleh awak media usai peresmian PT Pondok Durian Sulawesi oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, Jumat (27/3/2026).
Ia menjelaskan, pada tahap awal ekspor ini pihaknya mengirimkan satu kontainer durian dengan total berat sekitar 27 ton ke China. Untuk musim produksi tahun ini, perusahaan menargetkan pengiriman minimal 20 kontainer durian.
“Untuk tahap awal ini kita ekspor satu kontainer dulu sekitar 27 ton. Target produksi kita per musim paling minimal sekitar 20 kontainer. Ini masih proses, dan sudah ada beberapa kontainer bahan baku yang siap dan akan diekspor langsung ke China,” ujarnya.
Dari sisi investasi, ia mengungkapkan total investasi yang telah dikeluarkan perusahaan, mulai dari pembangunan gedung hingga fasilitas produksi, mencapai belasan miliar rupiah.
Wayan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang telah memberikan dukungan terhadap pengembangan usaha durian dan ekspor komoditas tersebut.
Selain itu, PT Pondok Durian Sulawesi juga mulai menyerap tenaga kerja lokal. Pada tahap awal operasional, perusahaan telah mempekerjakan lebih dari 100 karyawan dan jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat.
“Untuk tahap awal ini tenaga kerja yang kami serap sudah lebih dari 100 orang. Ke depan kemungkinan bisa mencapai sekitar 200 karyawan,” tambahnya.
PT Pondok Durian Sulawesi sendiri berlokasi di Desa Masari, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Ke depan, perusahaan berharap ekspor durian dapat terus meningkat seiring bertambahnya kapasitas produksi serta permintaan pasar luar negeri.