
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, melontarkan teguran tegas kepada sejumlah camat yang tidak hadir dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin, (30/3).
Teguran tersebut disampaikan usai penandatanganan berita acara Musrenbang, yang merupakan forum strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah.
“Saya mohon ini jangan dianggap main-main, karena kalau kalian tidak tahu, apa yang kalian perbuat di daerah,” tegas Abdul Sahid.
Ia mengungkapkan, terdapat lima kecamatan yang tidak menghadiri forum tersebut dan hingga kegiatan berlangsung belum memberikan keterangan.
“Ini ada lima kecamatan yang tidak sempat hadir juga sampai saat ini tidak ada informasi. Jadi saya mohon, kita di rapat ini harus hadir, tidak boleh tidak,” ujarnya.
Berdasarkan informasi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD), lima camat tersebut yakni Camat Bolano, Tomini, Tinombo, Siniu dan Camat Parigi.
Wakil Bupati menegaskan, kehadiran camat dalam Musrenbang RKPD sangat penting karena menjadi perwakilan daerah dalam menyampaikan kebutuhan dan usulan pembangunan dari masyarakat di tingkat kecamatan.
“Kalau informasi ini kalian tidak tahu, apa yang kalian berbuat di sana, jadi itu yang saya minta kepada kalian,” tambahnya.
Musrenbang RKPD merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah, yang menjadi wadah penyelarasan usulan dari desa dan kecamatan agar masuk dalam program prioritas pemerintah daerah yang akan dibiayai melalui APBD tahun 2027.
Pemerintah daerah berharap ke depan seluruh camat lebih disiplin dan serius mengikuti forum perencanaan, agar pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.