
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Partai NasDem, Sugianto Rerungan, menyoroti anjloknya harga berbagai komoditas hasil bumi yang dinilai semakin membebani para petani. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyiapkan langkah konkret untuk melindungi harga komoditas pertanian agar masyarakat tidak terus terdampak gejolak pasar global.
Pernyataan tersebut disampaikan Sugianto dalam Rapat Paripurna DPRD Parigi Moutong yang membahas penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), beberapa hari lalu.
Dalam penyampaiannya, Sugianto mengatakan kondisi pasar global yang sedang mengalami pelemahan telah berdampak langsung terhadap harga sejumlah hasil bumi di Kabupaten Parigi Moutong. Menurutnya, penurunan harga tersebut sangat memengaruhi pendapatan masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup pada sektor pertanian.
“Sekarang ini pasar global kita lagi turun, harga hasil bumi kita ini hancur-hancuran. Yang saya mau tanyakan ini, apakah pemerintah memikirkan langkah untuk melindungi harga-harga yang turun ini,” ujar Sugianto dalam rapat paripurna.
Ia menilai pemerintah daerah tidak boleh hanya menjadi penonton terhadap mekanisme pasar global yang berdampak pada harga komoditas di tingkat petani. Menurutnya, diperlukan strategi jangka panjang agar sektor pertanian tetap mampu bertahan menghadapi fluktuasi pasar.
“Karena menurut saya, kita jangan hanya menjadi penonton terhadap mekanisme pasar global. Ke depan ini strateginya akan semakin sulit kalau kita tidak menyiapkan langkah dari sekarang,” katanya.
Sugianto juga menyoroti tingginya ketergantungan perekonomian daerah terhadap penjualan komoditas ke pasar luar daerah maupun pasar ekspor. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat petani semakin rentan ketika harga komoditas mengalami penurunan.
“Ekonomi kita ini semakin merosot, apalagi kita sangat ketergantungan pada penjualan ke luar. Pertanyaannya, apakah strategi ini tidak pernah kita pikirkan atau memang dibiarkan seperti ini,” ujarnya.
Sebagai solusi, Sugianto mengusulkan agar pemerintah daerah mempertimbangkan penerapan sistem price buffer atau penyangga harga sebagai bentuk perlindungan terhadap komoditas hasil pertanian ketika harga pasar mengalami penurunan drastis.
“Makanya tolong ini dipikirkan juga untuk disampaikan kepada Bupati, agar kita memiliki semacam sistem price buffer atau penyangga harga,” katanya.
Menurut Sugianto, keberadaan sistem penyangga harga dapat menjadi salah satu instrumen untuk menjaga stabilitas harga hasil bumi sekaligus memberikan kepastian bagi petani dalam menghadapi gejolak pasar.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dapat segera merumuskan kebijakan yang berpihak kepada petani, sehingga fluktuasi harga komoditas tidak terus berdampak pada kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian.
