
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Hestiwati, SKM., M.Kes., istri Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, masuk tiga besar dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2026.
Hestiwati masuk dalam tiga besar pada dua jabatan yang diikutinya, yakni Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia, Pengembangan Kawasan dan Wilayah serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong.
Hasil tersebut tercantum dalam Pengumuman Panitia Seleksi (Pansel) Nomor 23/Pansel/Selter-JPTP/PM/2026 tentang Hasil Penilaian Akhir Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2026.
Pengumuman tersebut diterbitkan pada 18 September 2026 dan tercantum dalam laman resmi BKPSDM Kabupaten Parigi Moutong. (BKPSDM Parigi Moutong)
Masuk tiga besar belum berarti Hestiwati telah ditetapkan untuk menduduki salah satu dari dua jabatan tersebut. Penetapan pejabat masih mengikuti tahapan dan mekanisme yang berlaku.
Dalam proses seleksi JPT Pratama tahun ini, Hestiwati mengikuti seleksi untuk dua formasi.
Pada hasil akhir yang diumumkan Pansel, namanya tercantum dalam daftar tiga kandidat terbaik pada kedua formasi tersebut.
Dengan hasil itu, Hestiwati masih berada dalam proses seleksi dan belum berstatus sebagai pejabat definitif pada salah satu jabatan yang diikutinya.
Seleksi terbuka JPT Pratama Kabupaten Parigi Moutong sebelumnya telah melalui beberapa tahapan.
BKPSDM Parigi Moutong juga menerbitkan sejumlah pengumuman terkait proses seleksi, termasuk hasil seleksi administrasi pada Mei 2026 serta perubahan jadwal pengumuman tiga besar. (BKPSDM Parigi Moutong)
Pengumuman hasil akhir kemudian diterbitkan Pansel pada 18 September 2026.
Dalam dokumen tersebut, Pansel mencantumkan nama-nama peserta yang masuk tiga besar untuk masing-masing jabatan yang dilelang.
Hestiwati menjadi salah satu peserta yang mendapat perhatian karena memiliki hubungan keluarga dengan Bupati Parigi Moutong.
Fakta tersebut perlu disampaikan sebagai bagian dari konteks pemberitaan. Namun, hubungan keluarga tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa telah terjadi pelanggaran atau keberpihakan dalam proses seleksi.
Untuk menilai proses seleksi, diperlukan informasi mengenai tahapan, penilaian, aturan yang digunakan, serta keputusan resmi dari pihak yang berwenang.
Karena itu, pemberitaan mengenai hasil seleksi ini tidak menyimpulkan adanya pelanggaran, melainkan menyampaikan posisi Hestiwati berdasarkan dokumen resmi Pansel.
Dalam pengumuman hasil akhir, Pansel juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan masukan dan saran terhadap peserta yang masuk tiga besar.
Masukan tersebut menjadi bagian dari proses sebelum penentuan akhir pejabat yang akan mengisi jabatan yang dilelang.
Hestiwati kini masih berada dalam daftar tiga besar untuk dua formasi.
Siapa yang nantinya ditetapkan sebagai Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia, Pengembangan Kawasan dan Wilayah dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong masih menunggu proses penetapan sesuai mekanisme yang berlaku.
Untuk saat ini, fakta yang telah diumumkan Pansel adalah Hestiwati masuk tiga besar pada dua formasi dalam seleksi terbuka JPT Pratama Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2026. (BKPSDM Parigi Moutong)
