
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mulai menyalurkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada masyarakat terdampak kekeringan di sejumlah wilayah. Pada tahap ini, sebanyak 290 kepala keluarga (KK) menerima bantuan dengan total alokasi beras mencapai 2,9 ton.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Sofiana, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak kondisi darurat kekeringan.
Menurutnya, penyaluran dilakukan setelah pemerintah daerah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Tanggap Darurat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Dinas Ketahanan Pangan kemudian dilibatkan untuk memastikan ketersediaan cadangan pangan bagi masyarakat terdampak.
“Dalam rangka mengantisipasi kondisi darurat, salah satu tugas Dinas Ketahanan Pangan adalah menyediakan beras Cadangan Pangan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Saat ini, sisa cadangan pangan yang tersedia di dinas sebanyak 26 ton,” kata Sofiana, Kamis (5/11/2026).
Ia menjelaskan, wilayah yang teridentifikasi terdampak kekeringan meliputi Kecamatan Tinombo, Tomini, Mepanga, Ongka Malino, Bolano, Bolano Lambunu, hingga Moutong.
Sebelum bantuan disalurkan, Dinas Ketahanan Pangan terlebih dahulu melakukan verifikasi terhadap data calon penerima yang disampaikan pemerintah desa melalui BPBD. Proses tersebut juga melibatkan musyawarah desa untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
“Data yang masuk dari desa melalui BPBD kami identifikasi kembali. Kami turun melakukan verifikasi sesuai hasil musyawarah desa sehingga mendapatkan data yang akurat mengenai jumlah masyarakat yang berhak menerima bantuan,” ujarnya.
Berdasarkan data yang telah diverifikasi, setiap keluarga penerima memperoleh 10 kilogram beras. Rinciannya, Kecamatan Mepanga sebanyak 123 KK, terdiri atas Desa Kayu Agung 29 KK dan Desa Ogotion 94 KK.
Selanjutnya, Kecamatan Ongka Malino tercatat sebanyak 96 KK penerima, masing-masing Desa Persatuan Utara 31 KK, Persatuan Sejati 20 KK, dan Santigi 45 KK.
Sementara di Kecamatan Tomini, bantuan dialokasikan kepada 73 KK di Desa Ambesia.
Sofiana menegaskan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang mengalami dampak kekeringan.
Ia mengatakan, pendistribusian bantuan akan disesuaikan dengan data hasil verifikasi dan jadwal penyerahan yang ditetapkan Bupati Parigi Moutong.
Dengan sisa cadangan pangan sebanyak 26 ton, pemerintah daerah masih memiliki persediaan beras yang dapat dimanfaatkan untuk penanganan kebutuhan pangan masyarakat apabila kondisi darurat meluas atau jumlah warga terdampak bertambah.
