
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Kepolisian Resor (Polres) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terus bergerak mengawasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Pada Sabtu (24/10/2026) malam, giliran SPBU Ampibabo, Kecamatan Ampibabo, yang dipantau.
Pemantauan sekitar pukul 20.00 WITA itu dilakukan Unit II Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Parigi Moutong, dipimpin Kepala Satreskrim IPTU Anugerah S. Tarigan, S.Tr.K., M.H.
Dalam kegiatan tersebut, personel memeriksa proses penyaluran Pertalite dan solar bersubsidi, termasuk penggunaan kode batang (barcode) untuk pembelian BBM bersubsidi. Hasil pemantauan menunjukkan penyaluran BBM di SPBU Ampibabo berlangsung lancar dan aman. Polisi tidak menemukan pelanggaran maupun menyita BBM.
Kepala Satreskrim Polres Parigi Moutong, IPTU Anugerah S. Tarigan, mengatakan pengawasan tetap diperlukan untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan sesuai prosedur.
“Berdasarkan hasil pemantauan, aktivitas penyaluran BBM bersubsidi di SPBU Ampibabo terpantau berjalan lancar dan aman. Meski demikian, pengawasan tetap diperlukan untuk memastikan seluruh proses penyaluran berjalan sesuai prosedur yang berlaku,” kata Anugerah kepada media.
Ia mengimbau operator dan pengawas SPBU memastikan penggunaan barcode sesuai ketentuan. Pengawasan tersebut juga bertujuan memastikan BBM bersubsidi disalurkan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan, termasuk petani dan nelayan.
Selain memeriksa proses penyaluran, Personel Satreskrim juga memantau anggota Polsek Ampibabo yang bertugas di sekitar SPBU untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Anugerah mengatakan pemantauan akan terus dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah hukum Polres Parigi Moutong.
Pemantauan di Ampibabo merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kepolisian selama tiga hari berturut-turut di sejumlah SPBU di Parigi Moutong.
Sebelumnya, pada Kamis (22/10/2026) malam, polisi menyelidiki dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBU Parigi, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi. Dalam kegiatan itu, polisi mengamankan dua pengemudi dan dua kendaraan yang mengangkut total 3.072 liter BBM, terdiri atas 2.560 liter solar dan 512 liter Pertalite.
Sehari kemudian, Jumat (23/10/2026) malam, polisi mendatangi SPBU Sausu untuk memeriksa dokumen operasional dan rekaman kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV). Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menelusuri aktivitas penyaluran BBM bersubsidi. Hingga berita ini disusun, belum ada informasi mengenai hasil pemeriksaan di SPBU Sausu.
Rangkaian pemantauan tersebut berlangsung di tengah keluhan masyarakat mengenai sulitnya memperoleh BBM bersubsidi, terutama solar. Namun, keluhan tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan adanya penyalahgunaan di setiap SPBU. Dugaan pelanggaran perlu didasarkan pada hasil pemeriksaan kepolisian.
