
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Data terbaru Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Parigi Moutong menunjukkan banjir di Kecamatan Toribulu, Minggu (27/9/2026), berdampak pada 193 kepala keluarga (KK) di empat desa.
Empat desa tersebut yakni Desa Toribulu Selatan, Tomoli Utara, Sibalago, dan Singura.
Pemutakhiran data hingga pukul 17.30 WITA mencatat, sebanyak 70 KK terdampak di Desa Tomoli Utara, 35 KK di Toribulu Selatan, 30 KK di Singura, dan 25 KK di Sibalago.
Selain warga terdampak, sebanyak 160 unit rumah dilaporkan terendam dan dikategorikan mengalami rusak ringan. Rinciannya, 70 unit di Tomoli Utara, 35 unit di Toribulu Selatan, 30 unit di Singura, dan 25 unit di Sibalago.
Di Desa Tomoli Utara, terdapat kelompok rentan yang turut terdampak. Di Dusun I tercatat 10 bayi, 15 balita, dan 17 lansia. Sementara di Dusun II terdapat empat bayi, 12 balita, dan 19 lansia.
Banjir juga berdampak pada fasilitas pendidikan di Desa Singura, meliputi taman kanak-kanak, sekolah dasar, dan sekolah menengah pertama. Sementara di Desa Sibalago, pasangan bronjong di tepi sungai dilaporkan mengalami penurunan.
Kabar terbaru, banjir telah surut dan hingga pemutakhiran laporan tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang mengungsi.
Meski demikian, BPBD mencatat kebutuhan mendesak masih ada. Sebanyak delapan KK di Desa Sibalago membutuhkan bantuan logistik karena persediaan beras mereka dilaporkan hanyut terbawa banjir.
Selain bantuan logistik, kebutuhan penanganan yang dilaporkan meliputi perbaikan bronjong di Desa Sibalago, normalisasi sungai di empat desa terdampak, pelebaran jembatan plat duiker di Desa Toribulu Selatan, serta pemasangan bronjong di Desa Tomoli Utara.
Di Toribulu Selatan, dua plat duiker di jalan Trans dan satu plat duiker di depan kantor camat dilaporkan tidak mampu menampung debit air secara optimal serta mengalami penyumbatan akibat material dan sampah.
Petugas BPBD bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparat desa, dan masyarakat telah melakukan koordinasi serta asesmen kondisi di lapangan. Dampak terhadap sektor perkebunan dan pertanian masih dalam pendataan.
Data tersebut merupakan pemutakhiran laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Parigi Moutong pada Minggu (27/9/2026) pukul 17.30 WITA.
