
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Sebanyak 251 jiwa dari 73 kepala keluarga (KK) terdampak banjir bandang yang menerjang Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Dari jumlah tersebut, 48 jiwa dari 14 KK terpaksa mengungsi akibat banjir yang terjadi pada Rabu, 26 Agustus 2026 sekitar pukul 01.00 WITA.
Berdasarkan pembaruan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Parigi Moutong per Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 19.30 WITA, banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas sangat tinggi menyebabkan air sungai meluap hingga ke jalan dan permukiman warga.
Dampak paling besar tercatat di Dusun II Desa Avolua, dengan 57 rumah terdampak. Sebanyak 11 unit rumah mengalami rusak berat, sedangkan 46 unit lainnya dilaporkan rusak atau terendam.
Selain permukiman, banjir juga merendam sejumlah kendaraan, yakni 9 unit sepeda motor, 2 unit forklift dan 4 unit mobil. Pagar pabrik durian turut dilaporkan mengalami kerusakan.
Banjir juga berdampak terhadap fasilitas umum, yakni Pamsimas di Dusun II dan fasilitas PNPM Tobelo di Dusun I. Hingga Jumat malam, aliran air Pamsimas belum sepenuhnya kembali normal.
Dalam penanganan bencana, BPBD bersama lintas sektor, aparat desa dan masyarakat telah melakukan kaji cepat, pembersihan rumah dan jalan terdampak, distribusi air bersih serta makanan siap saji. Petugas juga mendirikan posko darurat dan tenda pengungsian serta melakukan normalisasi sungai.
Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kelompok rentan turut tercatat dalam data warga terdampak, terdiri dari 1 ibu hamil, 4 bayi, 17 balita dan 16 lansia.
Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan, di antaranya BPBD Kabupaten Parigi Moutong dan BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, TNI-Polri, Basarnas, Damkar dan Satpol PP, Tagana, BPJN Sulawesi Tengah, Dinas Perhubungan, PMI, BAZNAS, relawan, komunitas pecinta alam, aparat Desa Avolua serta masyarakat.
Meski banjir telah surut dan lalu lintas kembali normal, kebutuhan warga terdampak masih menjadi perhatian. BPBD mencatat kebutuhan mendesak meliputi makanan siap saji, perlengkapan bayi, pakaian layak pakai, air bersih, tenda pengungsi, logistik penanggulangan bencana, normalisasi sungai serta pembersihan rumah warga terdampak.
Sumber: Pusdalops BPBD Kabupaten Parigi Moutong.
