
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong, Sayutin Budianto, S.Sos., melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) II. Kegiatan jaring aspirasi tersebut berlangsung di Jalan Trans Sulawesi, Dusun III, Desa Laemanta Utara, Kecamatan Kasimbar, Selasa (4/8/2026).
Reses yang digelar legislator Partai NasDem itu dihadiri unsur Forkopimcam dan lintas sektoral, di antaranya Camat Kasimbar, Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Kasimbar, Kapolsek Kasimbar, para kepala desa, tokoh agama, lembaga adat, Ketua TP-PKK Desa Laemanta Utara, kelompok perempuan, serta tokoh pemuda.
Dalam dialog bersama masyarakat, berbagai usulan pembangunan disampaikan. Bidang infrastruktur menjadi salah satu kebutuhan utama yang diharapkan segera mendapat perhatian. Kepala Desa Ogodopi mengusulkan pengaspalan jalan desa sepanjang sekitar 600 meter, Kepala Desa Posona meminta perbaikan jalan kantong produksi untuk mendukung kelancaran distribusi hasil panen, sedangkan Kepala Desa Laemanta Utara mengusulkan pengaspalan jalan menuju SMK Negeri 1. Warga pesisir juga berharap adanya bantuan perahu fiber bagi nelayan.
Di bidang penataan fasilitas pemerintahan, Camat Kasimbar mengusulkan perbaikan jalan lingkar Kantor Camat sepanjang kurang lebih 500 meter, rehabilitasi ruang pertemuan PKK Kecamatan Kasimbar, serta pengecatan pagar kantor camat. Sementara itu, Pemerintah Desa Laemanta Utara mengusulkan pembebasan lahan untuk pembangunan lapangan sepak bola desa.
Aspirasi lain datang dari kelompok perempuan yang meminta pengaspalan jalan lorong di kawasan pantai, peningkatan pelayanan air bersih, serta perbaikan tanggul penahan abrasi yang dinilai semakin mengancam permukiman warga. Kebutuhan penyediaan pipa air bersih juga disampaikan Pemerintah Desa Laemanta Utara.
Pada sektor pendidikan, masyarakat mengusulkan perbaikan pagar Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Laemanta Utara demi meningkatkan keamanan lingkungan sekolah. Sementara itu, di sektor pertanian dan perkebunan, warga mengharapkan bantuan bibit durian untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat.
Selain pembangunan fisik, persoalan kepegawaian juga menjadi perhatian. Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Kasimbar meminta dukungan DPRD terkait alokasi anggaran bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan pegawai paruh waktu agar pengurusannya dapat diteruskan ke pemerintah pusat.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Sayutin Budianto menjelaskan bahwa seluruh usulan akan menjadi bahan perjuangan DPRD sesuai skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.
“Kita harus melihat secara rasional kemampuan fiskal atau kekuatan keuangan daerah kita. Dengan keterbatasan yang ada, penyesuaian angka anggaran akan difokuskan secara ketat pada sektor pelayanan dasar yang menyentuh masyarakat luas, contohnya pendidikan, kesehatan, serta penguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Tiga sektor itulah yang menjadi sasaran utama pergeseran anggaran ke depan,” jelas Sayutin.
Ia juga menjelaskan bahwa Kabupaten Parigi Moutong akan menghadapi penyesuaian anggaran pada 2027 dengan pagu sekitar Rp1,2 triliun yang harus dialokasikan untuk membiayai kebutuhan pembangunan di 23 kecamatan, 278 desa, dan lima kelurahan. Karena itu, menurutnya, setiap program pembangunan harus disusun berdasarkan kebutuhan yang paling mendesak dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Sebagai penutup kegiatan reses, Sayutin Budianto menyerahkan bantuan tunai kepada pengurus TP-PKK Desa Laemanta Utara. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesejahteraan keluarga di tingkat desa.
Sumber : Humas Setwan DPRD Kabupaten Parigi Moutong
