
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Kebakaran lahan perkebunan di Dusun II, Desa Olonggata, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mengakibatkan sekitar 50 hektare kebun milik warga terbakar, Rabu (4/11/2026).
Informasi mengenai luas lahan yang terbakar tersebut berdasarkan laporan Kapolsek Moutong, AKP Felix Alfons Saudale, S.H., terkait peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.30 Wita.
Sedikitnya 25 pemilik kebun terdampak dalam kejadian tersebut. Sejumlah tanaman produktif, seperti cengkeh, jambu mete, dan kelapa, ikut terbakar bersama lahan kosong. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Kapolsek Moutong, AKP Felix Alfons Saudale, menjelaskan bahwa informasi awal kebakaran diterima dari seorang warga bernama Iyan (25) bersama istrinya, Ebi. Keduanya kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Olonggata, Yusiran Ars, dan Kepala Dusun V, Sabrin.
Setelah menerima laporan, pemerintah desa segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Moutong dan Damkar Batalyon TP 918 MM. Masyarakat juga diinformasikan melalui pengeras suara masjid untuk bersama-sama membantu upaya pemadaman.
Sekitar pukul 14.30 Wita, satu unit mobil pemadam kebakaran Kecamatan Moutong bersama satu unit mobil pemadam kebakaran Batalyon TP 918 MM tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan.
Upaya pemadaman melibatkan sekitar 50 warga, 10 personel Polri, 19 personel Yon TP 918 MM, serta dua personel Damkar Kecamatan Moutong.
Proses pemadaman menghadapi kendala karena lokasi kebakaran berjarak sekitar 2,5 kilometer dari permukiman warga. Selain tidak memiliki akses jalan, kawasan perkebunan tersebut berada di wilayah berbukit dengan medan terjal sehingga sulit dijangkau kendaraan pemadam maupun petugas.
Berdasarkan laporan perkembangan hingga pukul 18.35 Wita, petugas gabungan bersama masyarakat sempat beristirahat setelah melakukan upaya pemadaman. Namun, api masih ditemukan di sejumlah titik sehingga pemantauan dan penanganan lanjutan masih diperlukan.
Terkait penyebab kebakaran, hasil analisis awal kepolisian menduga api bermula saat seorang warga melakukan pembakaran rumput di lahan milik mertuanya. Api kemudian merambat ke lahan perkebunan yang berada di sekitarnya.
Kondisi lahan yang dipenuhi daun kelapa dan rumput kering diduga mempercepat penyebaran api hingga meluas ke perkebunan milik warga lainnya.
AKP Felix Alfons Saudale mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah desa serta melibatkan personel gabungan dan masyarakat dalam upaya penanganan kebakaran.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas.
Polres Parigi Moutong mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga lingkungan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Sumber: Humas Polres Parigi Moutong
