
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah, Nilam Sari Lawira, menekankan pentingnya integritas dalam berpolitik saat melantik pengurus Partai NasDem di 14 kecamatan se-Kabupaten Parigi Moutong, Rabu, 24 Desember 2025.
Pelantikan tersebut menjadi momentum konsolidasi dan penguatan struktur partai di tingkat kecamatan sebagai bagian dari upaya membesarkan Partai NasDem hingga ke akar rumput.
Dalam sambutannya, Nilam Sari Lawira menegaskan bahwa Partai NasDem tidak membeda-bedakan latar belakang kader. Seluruh kader, menurutnya, memiliki peran yang sama penting dalam membangun dan membesarkan partai.

“Di Partai NasDem itu semuanya penting, makanya penyebutan kader itu ‘kaka’,” ujar Nilam Sari Lawira.
Ia menegaskan bahwa pelantikan pengurus bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen dan pengabdian kepada partai serta masyarakat.
“Ini bukan cuma seremonial biasa, ini adalah sebuah penegasan pengabdian,” tegasnya.
Nilam Sari Lawira juga mengingatkan seluruh kader agar terus mendengarkan aspirasi masyarakat dan menjaga integritas dalam menjalankan peran politiknya. Menurutnya, politik tanpa integritas hanya akan melahirkan praktik transaksional.
“Kalau politik tanpa integritas, itu hanya transaksional. Amanat dari rakyat harus kita perlihatkan dengan kerja nyata,” ujarnya.
Ia turut menyinggung pentingnya agenda reses sebagai kewajiban wakil rakyat untuk kembali ke tengah masyarakat dan menyerap aspirasi, bukan hanya hadir saat membutuhkan dukungan.
“Kita sudah dibagi jadwal untuk kembali ke masyarakat dalam program reses, sama halnya dengan saya,” ucapnya.
Lebih lanjut, Nilam Sari Lawira menekankan peran strategis Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di tingkat kecamatan sebagai ujung tombak partai yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Saya minta agar dilibatkan semua DPC-DPC, karena ada keluhan hanya dipanggil saat pelantikan saja, padahal merekalah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Nilam Sari Lawira juga meminta Ketua DPD Partai NasDem Parigi Moutong untuk melakukan evaluasi kepengurusan, termasuk terhadap pengurus yang telah berpindah ke partai lain. Ia menyinggung adanya kader yang telah dikenai sanksi Surat Peringatan (SP) 2, yakni Salimun Mantjabo, yang diketahui merupakan anggota DPRD Parigi Moutong.
“Mari kita bangun politik yang santun tapi tegas, politik yang berani tapi beretika. Jangan politik intrik. Saling mengingatkan itu penting,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota legislatif Partai NasDem agar menjaga persatuan dan konsistensi perjuangan partai, baik di tingkat struktur maupun hingga ke akar rumput.
“Jangan cuma saya yang semangat, kader juga harus semangat. Saya mengapresiasi DPD Partai NasDem Parigi Moutong yang tetap teguh bersama kami,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Nilam Sari Lawira berharap seluruh kader tetap setia dan tidak berpindah ke partai lain.
“Orang kalau sudah jatuh hati, jatuh cinta, susah dilupakan. Saya terlalu cinta Partai NasDem walaupun godaan di luar sana besar,” pungkasnya.