
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Warga Dusun V Toleyan, Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi tergantung di sebuah pondok kebun, Sabtu (6/6) sekitar pukul 15.00 WITA.
Korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan hingga kini belum diketahui identitasnya. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban dan memastikan penyebab kematiannya.
Penemuan mayat itu pertama kali diketahui oleh seorang petani bernama Kasim Olii (50). Saat hendak menuju kebunnya, Kasim melintas di sekitar pondok milik warga bernama Delime dan melihat sesosok tubuh tergantung di dalam pondok.
Karena panik dan terkejut, saksi langsung kembali ke kampung untuk memberitahukan warga sekitar. Tak lama kemudian, warga bersama saksi kembali ke lokasi guna memastikan kondisi korban sebelum akhirnya melapor ke pihak kepolisian.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Moutong bersama Tim Buser Polres Parigi Moutong, Bhabinkamtibmas, dan tim medis Puskesmas Moutong langsung menuju lokasi kejadian.
Petugas kemudian melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), olah TKP, serta mengevakuasi jasad korban dengan bantuan warga. Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Buluye Napoa’e, Kecamatan Moutong.
Dari hasil pemeriksaan awal tim medis yang dipimpin dr. Dewi Kumalasari, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 10 hingga 20 hari sebelum ditemukan.
“Kondisi jasad sudah mengalami pembusukan lanjut sehingga ciri-ciri fisik korban sulit dikenali,” ujar petugas medis di lokasi.
Selain melakukan olah TKP, polisi juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar lokasi. Barang-barang tersebut di antaranya dua bilah parang, celana pendek warna biru, senter kepala warna hijau, tali nilon warna biru tua, botol minuman, hingga alat hisap narkotika jenis sabu berupa kaca pirek.
Kapolsek Moutong, AKP Felix Alfons Saudale, SH, mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut dan mengumpulkan berbagai keterangan untuk memastikan identitas korban maupun penyebab kematiannya.
“Kami telah melakukan pengamanan TKP, memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan bahan keterangan, serta berkoordinasi dengan tim medis. Saat ini proses penyelidikan masih terus berjalan,” kata Felix.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait korban agar segera melapor ke pihak kepolisian.
Hingga berita ini diterbitkan, jasad korban masih berada di kamar jenazah RSUD Buluye Napoa’e untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Sumber : Humas Polres Parigi Moutong
