
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi Keadilan Rakyat, Muhammad Basuki, menyoroti kondisi jalan rusak dan buruknya sistem drainase di wilayah Kota Parigi. Menurutnya, kedua persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong karena berdampak langsung terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Muhammad Basuki saat Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Senin (6/7/2026). Dalam forum tersebut, ia meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata dengan memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan dan drainase yang hingga kini masih menjadi keluhan masyarakat.
Basuki mengatakan masih banyak ruas jalan di Kota Parigi yang mengalami kerusakan dan dipenuhi lubang. Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan serta meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Ia juga menyinggung aksi jajaran kepolisian yang melakukan penambalan jalan menggunakan semen sebagai upaya darurat untuk mengurangi risiko kecelakaan. Meski mengapresiasi langkah tersebut, Basuki menegaskan bahwa penanganan darurat tidak dapat dijadikan solusi jangka panjang.
Menurutnya, perbaikan jalan harus dilakukan pemerintah daerah sesuai standar teknis agar memberikan manfaat yang lebih maksimal dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Selain infrastruktur jalan, Basuki turut menyoroti buruknya sistem drainase di Kota Parigi yang hingga kini dinilai belum mampu mengatasi genangan air saat hujan deras.
Ia menyebut kawasan sekitar rumah sakit hingga wilayah bagian bawah Kota Parigi masih menjadi titik langganan banjir akibat saluran drainase yang tidak berfungsi secara optimal.
Basuki juga mempertanyakan kesigapan pemerintah daerah beserta organisasi perangkat daerah (OPD) teknis dalam memantau kondisi di lapangan ketika hujan maupun banjir terjadi. Menurutnya, kehadiran pemerintah sangat diperlukan agar persoalan yang dihadapi masyarakat dapat segera ditangani.
Ia berharap pemerintah daerah menjadikan perbaikan jalan rusak dan pembenahan sistem drainase sebagai program prioritas sehingga masyarakat tidak lagi menghadapi risiko kecelakaan akibat jalan berlubang maupun banjir yang terus berulang setiap musim hujan.
“Persoalan jalan rusak dan drainase ini harus segera ditangani secara serius. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat infrastruktur yang belum mendapat perhatian maksimal,” tegas Basuki.
