
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Anggota Legislatif (Anleg) DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sugianto Rerungan, murka setelah mengetahui aset Masjid di Desa Tambu, Kecamatan Sausu, berupa mixer dan amplifier, dicuri.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada malam hari. Akibatnya, perangkat pengeras suara masjid tidak dapat digunakan untuk mengumandangkan azan, termasuk saat Salat Subuh.
Kejadian itu membuat Sugianto yang rumahnya berada tidak jauh dari masjid tersebut merasa kecewa dan prihatin. Ia kemudian menyampaikan keresahannya melalui video yang diunggah di akun media sosial pribadinya pada 21 Agustus 2026.
Video tersebut mendapat perhatian luas dan telah ditonton puluhan ribu kali.
Dalam video tersebut, Sugianto meminta pemerintah desa segera melaporkan kasus pencurian itu kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti.
“Ini sudah terlalu kurang ajar. Bahkan masjid mereka curi amplifier sama mixer. Bayangkan, Salat Subuh sudah tidak menyala masjid,” ujar Sugianto.
Menurutnya, pencurian fasilitas rumah ibadah tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat dalam menjalankan ibadah.
Sugianto juga mengingatkan masyarakat Desa Tambu agar meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Ia khawatir kejadian serupa dapat terjadi di desa-desa lainnya.
Ia bahkan menawarkan hadiah bagi masyarakat yang memiliki informasi dan dapat membantu mengungkap pelaku pencurian tersebut.
“Tolong laporkan siapa yang menemukan itu saya kasih hadiah. Siapa dapat pencurinya, saya kasih hadiah,” tegasnya.
Sugianto menyebut kejadian tersebut sebagai bentuk keresahan yang harus menjadi perhatian bersama.
“Ini sudah krisis moral. Jadi buat seluruh masyarakat, kita jaga masing-masing desa kita,” katanya.
Ia berharap aparat kepolisian segera mengungkap kasus tersebut dan menemukan kembali aset masjid yang hilang.
Sugianto juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait pencurian agar segera melaporkannya kepada aparat dan tidak mengambil tindakan sendiri.
