
Bappelitbangda Parigi Moutong, Ikbal Karim. (Foto: Ist.)
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Parigi Moutong memastikan program pembagian seragam sekolah gratis dan bantuan tabung gas LPG 3 kilogram tetap dilanjutkan, meski pemerintah daerah saat ini menghadapi keterbatasan kapasitas fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran di tingkat nasional.
Kepala Bidang Perencanaan Makro, Pengendalian dan Evaluasi Bappelitbangda Parigi Moutong, Ikbal Karim, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 15 Juli 2026 mengatakan kedua program tersebut merupakan bagian dari program prioritas yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Menurutnya, untuk menyesuaikan dengan kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah daerah akan melakukan penyesuaian terhadap volume bantuan. Namun, penyalurannya akan lebih difokuskan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Prioritas RPJMD ini diupayakan bisa terus berjalan meskipun volumenya sedikit dikurangi. Dalam rangka itu, kita harus sangat selektif menentukan siapa saja kelompok sasaran penerimanya. Jangan sampai volumenya turun, tapi pola distribusinya masih sama. Kita akan pastikan penerimanya betul-betul tepat sasaran,” ungkapnya.
Ikbal menjelaskan, langkah tersebut dilakukan agar masyarakat yang paling membutuhkan tetap memperoleh manfaat dari program pemerintah meskipun kuota bantuan mengalami penyesuaian.
Ia menegaskan, Bappelitbangda memiliki tugas mengawal agar visi, misi, dan program prioritas Bupati dan Wakil Bupati tetap terakomodasi dalam dokumen perencanaan daerah, baik untuk sisa tahun anggaran 2026 maupun tahun 2027.
“Tugas kita memastikan bahwa program seragam gratis atau bantuan gas LPG 3 kg itu termuat secara perencanaan dalam dokumen RKPD. Kita juga memastikan apa yang direncanakan betul-betul dianggarkan dalam APBD lewat DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) dinas terkait,” jelasnya.
Selain itu, koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) terus diperkuat agar pelaksanaan program berjalan sesuai rencana.
“Misalnya, untuk seragam gratis itu ada di Dinas Pendidikan, sementara untuk bantuan tabung gas LPG itu berada di Dinas Perindustrian dan Perdagangan,” pungkasnya.
