
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Kejaksaan Negeri (Kejari) Parigi Moutong memperkuat koordinasi lintas instansi dalam pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), terutama untuk mencegah terjadinya masalah keamanan pangan yang dapat berdampak kepada penerima manfaat.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Penerangan Hukum Program “Jaksa Jaga Dapur MBG” yang digelar di Aula Kejaksaan Negeri Parigi Moutong, Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.
Kegiatan itu diikuti seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mitra yang berada di Kabupaten Parigi Moutong, bersama Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Parigi Moutong.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Parigi Moutong, Rony Hotman Gunawan, S.H., dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya pencegahan agar kasus keracunan makanan yang terjadi di sejumlah daerah lain tidak terjadi di Kabupaten Parigi Moutong.
Menurut Kejari, pengenalan program “Jaksa Jaga Dapur MBG” menjadi bagian dari upaya mendukung pelaksanaan MBG melalui penerangan hukum, koordinasi, serta pengawalan dari aspek hukum sesuai kewenangan kejaksaan.
Dalam pelaksanaan MBG, keamanan makanan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan karena makanan didistribusikan kepada masyarakat, termasuk anak-anak sebagai penerima manfaat program.
Karena itu, koordinasi lintas instansi dalam kegiatan tersebut diarahkan untuk memastikan pihak-pihak yang terlibat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Hal yang menjadi perhatian antara lain standar keamanan pangan, kebersihan, proses pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.
Kejari Parigi Moutong menyebut koordinasi dan monitoring secara bersama-sama diperlukan agar pelaksanaan MBG dapat berjalan secara optimal, tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Langkah pencegahan tersebut juga diharapkan dapat meminimalkan potensi persoalan dalam penyelenggaraan program, khususnya yang berkaitan dengan kualitas dan keamanan makanan.
Program MBG bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, pengelolaan makanan yang aman dan layak menjadi bagian penting dalam memastikan manfaat program benar-benar diterima oleh sasaran.
Melalui kegiatan “Jaksa Jaga Dapur MBG”, Kejari Parigi Moutong mendorong semakin kuatnya koordinasi antarinstansi dalam mengawal pelaksanaan program tersebut.
Kejari Parigi Moutong menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pelaksanaan MBG melalui fungsi penerangan hukum, koordinasi, dan pengawalan dari aspek hukum sesuai kewenangan yang dimiliki.
Dengan koordinasi yang lebih kuat, pelaksanaan MBG di Kabupaten Parigi Moutong diharapkan dapat berlangsung dengan baik sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak penerima program.
