
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), apt. Muhammad Basuki, M.H., melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) I.
Kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat tersebut berlangsung di Balai Desa Bonebula, Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, pada Selasa malam, 4 Agustus 2026.
Dalam kegiatan itu, Muhammad Basuki menyampaikan tujuan pelaksanaan reses sekaligus memaparkan sejumlah aspirasi masyarakat yang sebelumnya telah diperjuangkan dan direalisasikan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada konstituen.
Reses tersebut dihadiri Kepala Desa Nambaru bersama perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kelompok perempuan, petani, serta masyarakat setempat. Sebanyak 150 warga mengikuti kegiatan tersebut dengan tertib dan antusias.
Dalam dialog bersama masyarakat, sejumlah kebutuhan prioritas disampaikan warga. Salah satunya terkait pengadaan mobil pengangkut sampah untuk mendukung kebersihan desa, terutama karena Desa Nambaru menjadi salah satu kawasan yang memiliki potensi wisata dan sering dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah.
Selain itu, warga juga menyampaikan kebutuhan pembangunan infrastruktur pendukung aktivitas ekonomi, seperti penimbunan jalan poros kantong produksi, bantuan bibit cokelat, serta bantuan mesin paras untuk mendukung sektor pertanian.
Di bidang infrastruktur dasar, masyarakat mengusulkan pengadaan lampu jalan, pembangunan drainase di sekitar lingkungan sekolah, program bedah rumah bagi warga kurang mampu, serta pemenuhan kebutuhan pipa induk ukuran 6 inci untuk memperlancar distribusi air bersih di desa.
Sementara pada sektor keagamaan, warga menyampaikan aspirasi terkait kelanjutan pembangunan masjid, perbaikan fasilitas pengeras suara, serta bantuan pembangunan toilet untuk gereja.
Aspirasi lainnya datang dari kelompok perempuan yang membutuhkan dukungan peralatan usaha, seperti perlengkapan memasak untuk kegiatan kuliner dan mesin jahit bagi kelompok keterampilan. Para kader Posyandu juga mengusulkan perluasan fasilitas pelayanan karena keterbatasan ruang akibat tingginya kunjungan masyarakat.
Selain itu, warga turut menyampaikan kebutuhan dukungan program pemenuhan gizi bagi bayi yang mengalami stunting sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan masyarakat.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Muhammad Basuki menyatakan akan mengawal usulan masyarakat dengan melakukan koordinasi bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar dapat disesuaikan dengan program pembangunan daerah.
Sebagai anggota Komisi III DPRD Parigi Moutong yang membidangi pembangunan dan infrastruktur, Basuki akan memprioritaskan pengawalan terhadap sejumlah usulan fisik, seperti penimbunan jalan produksi, penerangan jalan, drainase, serta fasilitas pengelolaan sampah.
Sementara itu, aspirasi terkait pemberdayaan masyarakat, rumah ibadah, pelayanan kesehatan, dan penanganan stunting akan disinkronkan dengan program dinas teknis sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah.
“Seluruh aspirasi malam ini, mulai dari pengadaan armada sampah penunjang wisata, penguatan infrastruktur pertanian, fasilitas rumah ibadah, hingga pembenahan Posyandu dan penanganan stunting, telah kami catat dengan baik. Sebagai perwakilan bapak-ibu di Komisi III, saya akan mengawal ketat usulan fisik ini ke dinas teknis terkait, sementara usulan pemberdayaan dan kesehatan akan kami sinkronkan agar masuk skala prioritas APBD demi kesejahteraan masyarakat Desa Nambaru,” tegas Basuki.
