
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Antusias generasi muda futsal Kabupaten Parigi Moutong untuk tampil di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah 2026 membludak. Hari pertama seleksi tim futsal yang digelar di Lapangan Futsal Torarangan, Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, Jumat (22/5/2026), dipadati peserta muda yang datang membawa mimpi membela daerah di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Para pemain muda kelahiran tahun 2009 tampak serius mengikuti proses seleksi demi memperebutkan tempat di skuad futsal Parigi Moutong yang akan berlaga di Kabupaten Morowali pada November mendatang.
Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (Afkab) Parigi Moutong, H. Jony Tagunu, mengatakan tingginya minat peserta menjadi sinyal positif perkembangan futsal di daerah.
“Alhamdulillah kegiatan seleksi tim futsal kali ini, anak-anak sangat antusias. Hampir 100 yang mendaftar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan hari pertama masih difokuskan pada tahap pemeriksaan administrasi dan penyaringan awal peserta.
“Hari ini masih tahap pemeriksaan berkas atau screening. Jadi sebenarnya hampir seratus yang mendaftar, bahkan ada dari Palu dan Morowali. Hanya saja mereka tidak hadir hari ini, jadi yang fixed lolos dari seleksi berkas hari ini sebanyak 80 orang,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi tersebut berbeda dibanding beberapa tahun sebelumnya ketika pihak penyelenggara kesulitan mencari pemain yang berminat mengikuti seleksi.
“Di tahun sebelumnya kita susah mencari anak-anak untuk ikut seleksi. Padahal sekarang hanya kelahiran tahun 2009 yang bisa ikut, tapi ternyata antusiasnya tinggi sekali,” tambahnya.
Seleksi akan berlangsung dalam beberapa tahapan untuk menjaring pemain terbaik yang siap bersaing di level provinsi. Dari 80 peserta yang dinyatakan lolos administrasi, jumlah tersebut nantinya akan dipangkas menjadi 40 pemain, lalu kembali diseleksi usai Iduladha hingga tersisa skuad inti.
“Nantinya yang akan mewakili tim futsal Parigi Moutong sebanyak 18 orang, termasuk dua pemain cadangan. Yang didaftarkan dalam line up sebanyak 16 pemain,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa proses seleksi tidak hanya menilai kemampuan teknik bermain, tetapi juga kedisiplinan dan karakter pemain.
“Kalau ada pemain yang attitude-nya tidak baik, bisa dicoret dan digantikan pemain cadangan,” tegasnya.
H. Jony Tagunu juga memberikan motivasi kepada para peserta agar menjaga mental dan etika selama mengikuti proses pembinaan.
“Tiga saja yang saya pesan, disiplin, mental, dan karakter,” pesannya di hadapan peserta seleksi.
Porprov Sulawesi Tengah 2026 di Kabupaten Morowali menjadi panggung penting bagi atlet muda Parigi Moutong untuk menunjukkan kualitas mereka. Dengan tingginya antusiasme peserta dan proses seleksi yang kompetitif, harapan meraih prestasi terbaik mulai tumbuh di cabang olahraga futsal.
Di akhir penyampaiannya, H. Jony Tagunu menegaskan target besar yang ingin dicapai tim futsal Parigi Moutong pada Porprov tahun ini.
“Target tahun ini, sebelum masa jabatan selesai, Insya Allah medali emas untuk Parigi Moutong dari cabang olahraga futsal,” pungkasnya.
