
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong mempercepat penyelesaian pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) di seluruh desa dan kelurahan. Hingga saat ini, dari 283 desa dan kelurahan, sebanyak 37 lokasi telah memulai pembangunan, sementara empat gedung telah rampung 100 persen.
Percepatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Parigi Moutong, Zulfinasran, di Ruang Rapat Sekda, Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis (23/7/2026). Rapat dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Parigi Moutong, Fit, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur TNI.
Rapat difokuskan pada percepatan penyelesaian pembangunan gedung Koperasi Merah Putih, termasuk proses verifikasi, validasi, dan serah terima hasil pembangunan sesuai ketentuan pemerintah pusat.
Dalam arahannya, Zulfinasran meminta seluruh OPD tidak hanya menunggu laporan, tetapi aktif turun ke lapangan untuk memastikan progres pembangunan.
“Saya minta seluruh perangkat daerah tidak hanya menunggu laporan, tetapi turun langsung ke lapangan melakukan verifikasi dan validasi. Kita harus mengetahui secara pasti mana yang sudah selesai, mana yang masih terkendala, dan apa solusi yang harus segera dilakukan,” tegas Zulfinasran.
Menurutnya, verifikasi harus mencakup kondisi fisik bangunan, kelengkapan dokumen administrasi, dokumen perencanaan, dokumen pelaksanaan, hingga sarana dan prasarana sebelum proses serah terima dilakukan. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor mengingat masih terdapat kendala terkait lahan, legalitas, perizinan, dan administrasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Parigi Moutong, Fit, menyampaikan bahwa target pembangunan masih menghadapi sejumlah hambatan di lapangan.
“Target awal sebenarnya lebih besar, namun masih terdapat sejumlah hambatan, terutama terkait lokasi pembangunan, kesiapan lahan, serta beberapa persoalan administrasi kepengurusan koperasi. Meski demikian, seluruh pihak terus berupaya mempercepat penyelesaiannya,” jelas Fit.
Ia menjelaskan, Koperasi Merah Putih merupakan program nasional yang bertujuan memperkuat perekonomian desa melalui pengembangan unit usaha produktif, seperti apotek, gerai sembako, penyedia sarana pertanian, dan layanan ekonomi lainnya.
Dalam rapat tersebut, Pemkab Parigi Moutong juga membentuk Tim Verifikasi dan Validasi yang melibatkan OPD teknis. Tim ini bertugas memastikan kesiapan fisik bangunan, kelengkapan administrasi, dokumen perencanaan, dokumen pelaksanaan, serta sarana dan prasarana sebelum dilakukan serah terima.
Selain itu, pembagian wilayah kerja tim lapangan akan dilakukan agar proses monitoring pembangunan lebih efektif. Pemkab Parigi Moutong juga akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa, unsur TNI, dan seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat operasional Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi desa.
Sumber: Diskominfo Kabupaten Parigi Moutong
