
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Pemadaman listrik secara bergilir belakangan dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah, termasuk Parigi dan sekitarnya di Kabupaten Parigi Moutong.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan kondisi tersebut terjadi karena kapasitas pembangkit listrik sedang mengalami penurunan. Salah satu yang disebutnya berpengaruh adalah menurunnya debit air pada pembangkit tenaga air di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
Anwar menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan pada Maulid Akbar yang digelar panitia Hari Jadi Partai Demokrat di Lapangan Sepak Bola Permata, Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Minggu (13/9) malam.
“Ini sekarang menyala, mati-mati ini bergilir. Ini bukan cuma di Sulawesi Tengah,” kata Anwar.
Menurut Anwar, pembangkit tenaga air di Poso mengalami penurunan debit air sehingga kapasitas listrik yang dihasilkan ikut berkurang.
“Pembangkit tenaga air kita sekarang di Poso turun air. Maka turun juga watt-nya,” ujarnya.
Ia mengatakan kondisi kelistrikan tersebut tidak hanya berdampak pada Sulawesi Tengah. Sistem pembangkitan dan penyaluran listrik juga berkaitan dengan kebutuhan listrik di sejumlah wilayah lain di Pulau Sulawesi, seperti Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat.
Anwar juga menyebut Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, dalam menjelaskan kondisi pasokan listrik antarwilayah.
“Kalau di Sulawesi Selatan bergilir, kita menyala. Kalau kita mati, di sana yang menyala,” katanya.
Karena kondisi tersebut, pemadaman dilakukan secara bergilir di sejumlah wilayah. Masyarakat di Parigi dan sekitarnya juga merasakan pemadaman tersebut.
Anwar meminta masyarakat bersabar selama kondisi itu berlangsung.
“Untuk sementara sabar-sabar, maka coba berdoa,” ujarnya.
Dalam sambutan yang sama, Anwar juga menyinggung kondisi hujan di Parigi Moutong. Pernyataan itu disampaikannya dengan nada bercanda kepada masyarakat yang hadir.
“Doa orang Parigi manjur. Buktinya orang setengah mati kepanasan di mana-mana, di sini hujan, kebanjiran,” kata Anwar.
Ia kemudian mengingat kondisi di Kecamatan Kasimbar dan kembali menyampaikan candaan mengenai hujan yang terjadi di wilayah Parigi Moutong.
Pernyataan mengenai pemadaman listrik menjadi bagian dari sambutan Anwar dalam kegiatan Maulid Akbar tersebut. Sementara informasi lebih rinci mengenai penyebab teknis, jadwal, dan wilayah pemadaman dapat merujuk pada keterangan resmi pihak pengelola kelistrikan.
