
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Peristiwa berdarah mengguncang Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong. Seorang petani bernama Nangka (59) tewas di tempat usai terlibat perkelahian dengan senjata tajam di area empang, Dusun IX Taman Sopo, Desa Malakosa, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 16.30 WITA.
Insiden tragis ini bermula saat pelaku berinisial AE (43) mendatangi lokasi empang sekitar pukul 16.00 WITA dengan tujuan memperbaiki pintu air. Situasi kemudian berubah tegang ketika korban datang dan mempertanyakan aktivitas tersebut.
Adu mulut tak terhindarkan. Ketegangan yang memuncak berujung pada perkelahian sengit menggunakan senjata tajam.
Dalam duel tersebut, pelaku diduga menggunakan parang dan badik. Korban mengalami tiga luka tusuk di bagian perut dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Warga yang menyaksikan kejadian itu segera melaporkan ke pihak kepolisian. Tak berselang lama, aparat dari Polsek Sausu langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Sausu, IPTU Yakobus Mangopo, mengatakan pihaknya bergerak cepat melakukan penanganan awal serta mengamankan pelaku.
“Begitu menerima informasi, kami langsung menuju TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan pelaku. Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Sausu untuk proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.
Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Balinggi untuk keperluan visum. Sementara itu, penyidik masih mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing emosi dan mengedepankan penyelesaian masalah secara bijak.
“Kami mengajak masyarakat menyelesaikan persoalan melalui jalur musyawarah atau hukum. Jangan sampai emosi sesaat berujung pada hilangnya nyawa,” pungkas Kapolsek.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa konflik kecil sekalipun dapat berujung fatal jika tidak dikendalikan.