
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong dari Partai Perindo, Mohamad Irfain, S.H., melaksanakan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 di Kantor Desa Khatulistiwa, Kecamatan Tinombo Selatan, Kamis sore (6/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Tinombo Selatan, Kepala Desa Khatulistiwa beserta perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, TP-PKK, kelompok tani, nelayan, pelaku UMKM, serta masyarakat setempat.
Reses menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan terkait pemerintahan, pembangunan, pelayanan publik, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Irfain yang menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Parigi Moutong mengatakan, aspirasi masyarakat akan menjadi bahan penting dalam mengawal pembangunan sesuai kebutuhan dan prioritas daerah.
“Kita ingin potensi yang ada di Desa Khatulistiwa tidak hanya menjadi potensi, tetapi benar-benar memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Karena itu, aspirasi masyarakat harus kita lihat secara menyeluruh, baik dari sisi ekonomi, infrastruktur, pemerintahan desa maupun pengembangan wilayah,” ujar Irfain.
Salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat berkaitan dengan pengembangan Rest Area dan Tugu Khatulistiwa. Warga mendorong agar kawasan tersebut dibenahi dan dikembangkan sebagai destinasi wisata sekaligus ruang aktivitas bagi pelaku UMKM, sehingga dapat menjadi salah satu ikon daerah.
Masyarakat juga mengusulkan bantuan perahu fiber bagi nelayan serta dukungan untuk sektor pertanian, perkebunan, dan usaha masyarakat.
Di bidang pemerintahan dan pengembangan wilayah, warga menyampaikan aspirasi terkait pemekaran Desa Khatulistiwa menjadi dua desa serta percepatan pemekaran Kecamatan Khatulistiwa.
Aspirasi lainnya mencakup kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi aparat desa, percepatan pembentukan Nomor Induk Aparat Desa (NIPD), penyelesaian tapal batas antardesa, peningkatan pelayanan kepolisian, serta penyediaan fasilitas pemadam kebakaran di desa.
Sementara pada sektor infrastruktur dan sosial, masyarakat mengusulkan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT), penanganan abrasi, perbaikan lantai dermaga, pembenahan kawasan Rest Area, serta bantuan untuk masjid dan peralatan memasak bagi kelompok ibu-ibu.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Irfain menegaskan seluruh masukan masyarakat telah dicatat sebagai bahan laporan resmi hasil reses dan akan diperjuangkan melalui mekanisme DPRD, termasuk dalam penyusunan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD, dengan mempertimbangkan kewenangan, skala prioritas, dan kemampuan keuangan daerah.
“Kami hadir untuk memastikan setiap aspirasi masyarakat tersampaikan dan diperjuangkan. Semua masukan ini akan kami kawal melalui mekanisme DPRD agar dapat menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah,” tegasnya.
Menurut Irfain, pembangunan Desa Khatulistiwa perlu dilakukan secara terpadu dengan memperkuat pemerintahan desa, meningkatkan pelayanan publik, serta mengembangkan potensi ekonomi, wisata, UMKM, dan sektor produktif masyarakat.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana partisipatif dan penuh keakraban. Kegiatan kemudian diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah.
Sumber : HUMAS SETWAN PARIGI MOUTONG
