
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Sebuah video yang beredar di sejumlah grup WhatsApp memperlihatkan temuan warga berupa sejumlah peralatan yang diduga berkaitan dengan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah pegunungan Desa Suli Indah, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Dalam video yang dikirim digrup WhatsApp pada, Minggu (16/8/2026), warga memperlihatkan kondisi lokasi yang disebut berada di kawasan pegunungan Desa Suli Indah. Terlihat satu unit alat berat jenis ekskavator, sejumlah jeriken yang disebut berisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, serta peralatan yang diduga digunakan dalam aktivitas pengolahan material tambang, di antaranya talang jumbo dan mesin dompeng.
“Ternyata ini ada tambang tersembunyi, ini ada pakai eksa,” ujar warga dalam video tersebut.
Warga kemudian memperlihatkan sejumlah jeriken yang disebut masih berisi solar. Dalam video, warga juga menunjukkan lubang bekas galian dan tumpukan material yang diduga merupakan material hasil penggalian.
Temuan sejumlah peralatan tersebut kemudian memunculkan dugaan di kalangan warga bahwa aktivitas pertambangan di lokasi tersebut masih berlangsung, meskipun tidak ditemukan pelaku atau pekerja saat warga mendatangi lokasi.
“Jadi mereka punya stok BBM, cuma pelaku tambang tidak di lokasi, mungkin dorang tahu kan ini,” ujar warga dalam rekaman tersebut.
Warga dalam video menduga keberadaan stok BBM, ekskavator, mesin dompeng, serta peralatan lainnya menjadi indikasi bahwa lokasi tersebut belum sepenuhnya ditinggalkan.
“Artinya tambang ini masih aktif karena stok BBM mereka masih siap, ini talang jumbo,” kata warga.
Namun, berdasarkan keterangan yang terdapat dalam video, tidak terlihat adanya pekerja maupun pelaku aktivitas pertambangan ketika warga berada di lokasi.
Warga juga memperlihatkan sejumlah bekas galian dan material yang telah dikeruk. Kondisi tersebut menjadi dasar warga untuk mempertanyakan status aktivitas pertambangan di kawasan tersebut dan meminta adanya pemeriksaan dari pihak berwenang.
“Cuman pelaku tambang tidak ada di lokasi, tetapi membuktikan tambang ini masih aktif. Pertama masih ada stok BBM, yang kedua eksa masih ada, ini mesin dompeng masih ada,” ujar warga.
Desak Pemerintah dan APH Turun Tangan
Atas temuan tersebut, warga mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong bersama aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan pengecekan langsung terhadap lokasi yang disebut berada di wilayah Desa Suli Indah.
Warga mempertanyakan apakah aktivitas tersebut memiliki izin dan meminta pemerintah serta aparat memastikan status kegiatan pertambangan, termasuk legalitas penggunaan alat berat dan keberadaan BBM di lokasi.
“Ini apakah aparat mau bertindak atau masyarakat adat yang mau ambil alih, ini itu saja,” ujar warga dalam video.
Pernyataan tersebut kemudian dilanjutkan dengan desakan agar persoalan tersebut segera ditangani oleh pemerintah dan aparat keamanan.
“Jadi pemerintah dan aparat keamanan mau diurus atau masyarakat adat yang ambil alih. Ini masyarakat ada Kecamatan Balinggi,” katanya.
Pernyataan mengenai kemungkinan masyarakat mengambil alih tersebut merupakan bentuk desakan warga dalam video dan bukan berarti telah terjadi tindakan pengambilalihan lokasi.
Tim ReelsParimo kemudian melakukan konfirmasi kepada pengirim video melalui WhatsApp pada Selasa (18/8/2026).
Pengirim video mengizinkan rekaman tersebut dipublikasikan oleh ReelsParimo.
Meski demikian, hingga rilis ini disusun, keberadaan peralatan tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa kegiatan pertambangan di lokasi tersebut merupakan PETI. Status legalitas kegiatan, kepemilikan peralatan, serta apakah aktivitas pertambangan masih berlangsung perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan keterangan dari instansi maupun aparat yang berwenang.
ReelsParimo juga belum memperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong maupun aparat penegak hukum terkait temuan tersebut.
Karena itu, temuan warga dalam video ini ditempatkan sebagai informasi awal yang membutuhkan verifikasi lapangan, khususnya terkait status perizinan pertambangan, penggunaan alat berat, keberadaan BBM, serta dugaan aktivitas penggalian di kawasan pegunungan Desa Suli Indah.
ReelsParimo membuka ruang konfirmasi dan hak jawab bagi Pemerintah Daerah, aparat penegak hukum, pemilik atau pengelola lokasi, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan mengenai temuan tersebut.
