
reelsparimo.com, Parigi Moutong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong menyalurkan bantuan pangan berupa 2,44 ton beras kepada warga terdampak kekeringan di Kecamatan Tinombo, Jumat (6/11/2026). Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga menyerahkan santunan senilai Rp108.128.100 kepada delapan kepala keluarga korban kebakaran rumah di Desa Ogoalas.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau panjang yang menyebabkan kekeringan, kesulitan air bersih, gagal panen, serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan.
Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, mengatakan pemerintah daerah telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan sebagai dasar percepatan penanganan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Ketahanan Pangan, TNI, Polri, dan unsur relawan.
“Penetapan ini adalah bentuk kehadiran pemerintah daerah agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujar Erwin saat menyalurkan bantuan di Kecamatan Tinombo.
Pada tahap penyaluran tersebut, bantuan pangan diberikan kepada 244 kepala keluarga di dua desa wilayah pegunungan Kecamatan Tinombo.
Di Desa Patingke, sebanyak 114 kepala keluarga menerima 1.140 kilogram beras beserta paket gula dan minyak goreng. Sementara di Desa Ogoalas, bantuan diberikan kepada 130 kepala keluarga berupa 1.300 kilogram beras beserta paket gula dan minyak goreng.
Secara keseluruhan, bantuan pangan direncanakan menjangkau 600 kepala keluarga di empat desa, yakni Ogoalas, Patingke, Taipaobal, dan Lombok Barat, dengan total alokasi beras mencapai 6 ton.
Selain bantuan pangan, Pemkab Parigi Moutong melalui BPBD juga menyerahkan santunan uang tunai sebesar Rp108.128.100 kepada delapan kepala keluarga yang rumahnya terdampak kebakaran di Dusun Tompeng, Desa Ogoalas, Kecamatan Tinombo.
Pemerintah daerah turut menyerahkan 21 gulung selang air untuk mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di wilayah tersebut.
Erwin berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan.
“Jumlahnya mungkin tidak seberapa, namun ini adalah wujud perhatian tulus pemerintah daerah. Mohon bantuan ini diterima dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Ia juga meminta BPBD, Dinas Ketahanan Pangan, camat, dan kepala desa memastikan penyaluran bantuan berlangsung transparan dan tepat sasaran.
Sumber: Diskominfo Parigi Moutong
